banner
Daerah

Wali Kota Tanjungbalai Jenguk Dua Pekerja DLH yang Masih Dirawat di Medan

×

Wali Kota Tanjungbalai Jenguk Dua Pekerja DLH yang Masih Dirawat di Medan

Sebarkan artikel ini

TANJUNGBALAI (MAWARTA) – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menjenguk dua pekerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Medan setelah mengalami kecelakaan kerja tersengat arus listrik.

Mahyaruddin didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanjungbalai Andri Ginting saat mengunjungi M Ridwan Nasution dan Nazaruddin Harahap di RS Siloam Medan, Kamis (17/9/2026) sore.

Keduanya merupakan pekerja paruh waktu yang sebelumnya mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas memasang bendera menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI di sekitar Tugu Segitiga, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada 13 Agustus 2026. Saat itu, tiga pekerja DLH tersengat aliran listrik ketika memasang hiasan untuk menyambut peringatan HUT Kemerdekaan. Ketiganya sempat mendapat perawatan medis setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.

Saat ini, dua pekerja masih menjalani perawatan di Medan. Sementara M Nurdin, pekerja outsourcing yang juga menjadi korban, telah kembali ke Tanjungbalai dan menjalani pengobatan jalan.

Dalam kunjungan tersebut, Mahyaruddin memberikan dukungan kepada kedua pekerja dan keluarga agar tetap semangat menjalani masa pemulihan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota hari ini datang langsung menjenguk saudara kami Ongah dan Wak Tajut beserta keluarga,” ujar Mahyaruddin.

Ia berharap Ridwan dan Nazaruddin segera pulih sehingga dapat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa. Pemko Tanjungbalai, kata dia, akan memastikan pendampingan yang diperlukan selama proses pemulihan.

Mahyaruddin juga meminta keluarga berkomunikasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup apabila dibutuhkan penanganan atau kebutuhan lain selama proses perawatan.

“Apabila diperlukan penanganan lebih lanjut, silakan berkomunikasi dengan Kadis LH untuk hal-hal yang diperlukan agar mendapatkan perawatan secara optimal,” katanya.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kota Tanjungbalai terhadap kondisi pekerja yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas pemerintahan di lapangan. (Jaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *