KABANJAHE – Kepolisian Resor Tanah Karo menunjukkan ketegasannya dalam menjaga ketertiban masyarakat. Minggu dini hari (20/7) sekitar pukul 03.00 WIB, tim patroli gabungan dari Padal dan Unit Patroli Sabhara Polres Tanah Karo berhasil membubarkan aksi tawuran antar kelompok remaja di sekitar kawasan Tugu Bambu Runcing, Kecamatan Kabanjahe.
Dalam operasi tersebut, sebanyak 10 remaja diamankan, beberapa di antaranya masih berstatus pelajar dan sebagian lagi tidak memiliki pekerjaan tetap.
Mereka berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Karo, seperti Kabanjahe, Tigapanah, Bunuraya, dan Berastagi.
Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, menyayangkan keterlibatan anak-anak muda dalam aksi kekerasan yang berpotensi membahayakan jiwa.
“Sangat disayangkan, anak-anak muda kita justru terlibat dalam kegiatan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Bahkan ada yang membawa senjata tajam,” ungkap AKBP Eko Yulianto, Selasa (22/7)
Kapolres juga mengimbau para orangtua untuk tidak abai dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama di malam hari.
“Peran orangtua sangat penting. Jangan biarkan anak-anak berkeliaran dini hari tanpa pengawasan. Ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi soal menyelamatkan masa depan mereka,” tegasnya.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa: beberapa unit sepeda motor, dua bilah celurit panjang, satu buah gergaji kayu, lima unit telepon genggam
Seluruh pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Tanah Karo untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Polres Tanah Karo memastikan akan terus meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan, guna mencegah aksi tawuran dan tindak kekerasan lainnya di wilayah hukum mereka.
Masyarakat juga diminta proaktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. (Subekti)













